Tampilkan postingan dengan label BERITA CHAMPIONS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BERITA CHAMPIONS. Tampilkan semua postingan

Ronaldo, Cetak Gol Lebih Banyak daripada Jumlah Pertandingan


BOLA SEJAGAT >  Belum banyak piala yang dipersembahkan Cristiano Ronaldo untuk Real Madrid. Tapi soal gol, ia bahkan membukukannya lebih banyak daripada jumlah pertandingannya bersama Los Blancos.

Mencetak hat-trick ke gawang Galatasaray, saat timnya menang 6-1 di pertandingan Liga Champions Rabu (18/9/2013) dinihari WIB, Ronaldo kini sudah mengemas 206 gol dari 204 laga kompetitif untuk Madrid.

Statistik itu ia torehkan sejak bergabung ke Santiago Bernabeu pada musim panas 2009. Dirata-ratakan, ia mendulang 50 gol per musim dalam empat musim terakhir. Yang terbaik adalah musim 2011/2012, ketika ia mengukir 60 gol dari 55 pertandingan, sedangkan musim lalu 55 gol dari 55 partai.

Di awal musim ini Ronaldo telah mencetak lima gol dari lima pertandingan. Selain hat-trick di Liga Champions, dua lainnya dibuatnya di kompetisi La Liga.

Dari segi gol Ronaldo memang merajalela. Namun, untuk kepentingan tim ia baru memberi satu gelar besar, yaitu titel Liga Spanyol musim 2011/2012. Dua gelar lain yang ia menangi bersama El Real "cuma" Copa del Rey (2011) dan Piala Super Spanyol (2012).

Masih terkait performanya tadi malam, situs Infostrada mencatat, hat-trick-nya tersebut adalah yang kedua yang ia buat di Liga Champions, setelah yang pertama ia buat ke gawang Ajax Amsterdam pada 3 Oktober 2012.

Pemain Portugal itu juga menjadi pemain pertama yang mencetak trigol di matchday pertama Liga Champions sejak Grafite dari VfL Wolfsburg pada 15 September 2009.

Drogba: Galatasaray Bisa Kalahkan Madrid Lagi


BOLA SEJAGAT >  Nama besar Real Madrid tidak membuat Didier Drogba jeri. Striker Galatasaray itu yakin timnya punya kans mengulang kemenangan atas klub raksasa Spanyol itu.

Galatasaray langsung dihadapkan dengan ujian berat tatkala Madrid berkunjung ke Turk Telekom Arena, Rabu (18/9/2013) dinihari WIB guna melakoni pertandingan penyisihan Grup B.

Menghadapi Madrid, jagoan Turki ini bermodalkan catatan kurang bagus dengan tiga seri dan sekali menag dalam empat laga liga pertamanya. Hal sebalikny, El Real meraih satu kali seri dan tiga kemenangan dalam empat laga liga pertamanya.

Meski begitu, Turki hampir tidak pernah ramah bagi para pengunjungnya. Tentu masih segar dalam ingatan Madrid saat menyerah 2-3 di leg kedua babak perempatfinal musim lalu meskipun pada akhirnya menyingkirkan Galatasaray dengan agregat 5-3.

"Ini adalah sebuah musim yang baru dan kami tahu kami bisa mengalahkan mereka lagi," ucap Drogba dalam konferensi pers yang dikutip Reuters.

"Hal terbaik untuk dilakukan adalah memainkan sepakbola yang bagus dan memberikan 100 persen untuk menang."

Berada satu grup dengan Madrid dan Juventus, Galatasaray tidak dalam posisi yang diunggulkan untuk melaju ke babak berikutnya. Drogba tidak berpendapat demikian.

Sekali lagi, kami akan menghadapi banyak klub-klub top Eropa di musim ini dan aku pikir kami punya kans bagus untuk lolos (ke babak knock out)," imbuh mantan striker Chelsea itu.

Ingin Sukses di Eropa, Juve Butuh Attacante Berkelas


Marcello Lippi (foto:Ist)
GUANGZHOU – Juventus memang sudah merasakan kembali berjaya di Serie A dengan berhasil meraih scudetto dalam dua musim terakhir. Namun untuk di kompetisi Eropa semisal Liga Champions, kekuatan Nyonya Tua masih dipertanyakan.

Pada Liga Champions 2012-2013, langkah Juve hanya bisa memijaki partai perempatfinal, usai ditaklukkan oleh wakil Bundesliga, Bayern Munich, yang akhirnya raksasa Bavaria itu keluar sebagai juara Liga Champions musim ini.

Mantan allenatore Bianconeri, Marcelo Lippi menyarankan kepada mantan klubnya itu untuk merekrut attacante atau penyerang berkelas, jika ingin bisa berbicara banyak di kompetisi bergengsi di daratan Eropa itu.

“Juventus tidak beruntung menghadapi Bayern yang saat ini berada dalam top performanya. Mereka butuh striker kelas dunia agar dapat bersaing di Eropa,” ucap Lippi, seperti dilansir Tuttosport, Selasa (28/5/2013).

Pelatih yang saat ini menangani Guangzhou Evergrade itu juga memuji penampilan Die Roten yang bermain gemilang sepanjan musim ini. Menurut pelatih berusia 65 tahun itu, Bayern memiliki kualitas yang dibutuhkan.

“Bayern Munich pantas menjadi yang terbaik di Eropa. Mereka mempunyai kualitas, kela, dan pengalaman sebagai tim kuat. Kini mererka bisa memenagkan treble winner,” tandas Lippi.

sumber : Okezone

Courtois: Potensi Atletico Sanggup Capai Semifinal

Thibaut Nicolas Marc Courtois (Foto: Reuters) 
MADRID – Kehilangan Radamel Falcao di lini serang, bukan alasan buat Atlético Madrid mempertahankan optimisme untuk tetap tampil garang, tak hanya di pentas domestik, melainkan juga di panggung Eropa.

Sebagai klub penghuni peringkat tiga klasemen La Liga musim lalu, Los Colchoneros dipastikan berhak mendapat satu tiket putaran final Liga Champions. Portero Thibaut Courtois pede melihat kekuatan skuad Atlético, untuk menembus, bahkan sampai babak empat besar Champions League musim depan.

“Kami memang punya target untuk memenangkan trofi lain musim depan. Tentu akan sulit, tapi kami akan tetap berusaha. Kami juga akan berupaya melangkah sejauh mungkin di Champions League. Kami punya skuad yang mampu mencapai perempatfinal atau semifinal kompetisi itu,” tuturnya.

Kepercayaan diri Courtois sendiri tak lekang dari hasil keputusan terkait kariernya yang masih akan bertahan di Vicente Calderón untuk kesekian kalinya. Courtois seharusnya sudah kembali ke Chelsea, akhir bulan kemarin. Namun Atlético sukses meyakinkan The Blues untuk meminjamkannya semusim lagi.

“Saya sangat bahagia bisa bertahan karena inilah yang saya inginkan. Chelsea sudah mencapai kesepakatan dengan Atlético Madrid dan saya amat senang bisa tetap ada di sini,” tutup kiper berpaspor Belgia tersebut.

sumber Okezone

Cruyff Tahu Kenapa Robben Hebat di Final


Arjen Robben menjadi man of the match pada laga final Liga Champions. (Foto: Reuters)
Arjen Robben menjadi man of the match pada laga final Liga Champions. (Foto: Reuters)
LONDON - Winger Bayern Munich, Arjen Robben menjadi bintang saat timnya mengalahkan Borussia Dortmund dan menjadi juara Liga Champions pada laga final, Minggu dini hari WIB. Legenda sepakbola Belanda, Johan Cruyff mengatakan kalau salah satu alasan Robben bisa tampil brilian adalah karena termotivasi setelah sempat mendapat status pemain cadangan.

Pada laga final yang berlangsung di Stadion Wembley tersebut, Robben menjadi man of the match usai menorehkan satu gol dan satu assist yang akhirnya mengantarkan Bayern merengkuh trofi kelima Liga Champions mereka. Pada ajang Bundesliga musim 2012/13, Robben sendiri sudah lima kali memulai laga dari bangku cadangan.

“Walaupun permainan sepakbola yang dimiliki Dortmund mengesankan saya, pengalaman dan organisasi (permainan) Bayern Munich di London lebih hebat. Dan, tentu saja terima kasih untuk performa luar biasa yang ditampilkan Arjen Robben,” tulis Cruyff pada kolomnya di De Telegraf, sebagaimana dilansir Goal, Selasa (28/5/2013).

“Empat bulan lalu, saya mengindikasikan kalau peran pemain pengganti yang dimainkannya saat itu akan terbayarkan dengan hasil positif,” sambung Cruyff, yang pernah berperan sebagai pemain (1973-1978) dan juga pelatih pelatih (1988-1996) di Barcelona.

Cruyff juga mengatakan kalau Robben memang sempat menjadi bahan cemoohan karena gagal memanfaatkan sejumlah peluang emas yang dimiliki Bayern pada babak pertama. Namun, pada babak kedua, Robben tak mengulangi kesalahan-kesalahannya hingga akhirnya menjadi pelayan bagi Mario Mandzukic saat terciptanya gol pertama, dan mencetak gol penentu kemenangan.

“Pada Sabtu malam tersebut, awalnya ia mendapat kritik lantaran gagal menyelesaikan sejumlah peluang dengan baik. Robben memiliki lima dari delapan peluang yang dimiliki Bayern. Tapi kemudian dia melakukan sesuatu yang tepat (memberi assist pada Mandzukic),” ujar Cruyff.

“Puncaknya, Robben pun kemudian berperan 100 persen (bagi kemenangan Bayern), setelah ia mencetak gol menentukan pada menit terakhir. Percampuran yang bagus antara intuisi, teknologi, dan hasrat natural (dari Robben) yang mengantarkan Bayern mencetak dua gol. Tak masalah apakah bola bergulir dengan kencang lembut, selama itu dihitung gol,” tutupnya.

Sumber : okezone 

Liga Champions Target Utama Si Merah

Liputan6.com, Liverpool : Rekrutmen dua pemain muda yang dilakukan manajer Liverpool Brendan Rodgers di bursa transfer musim dingin Januari 2013 lalu terbukti jitu. Kedatangan striker Daniel Sturridge dari Chelsea dan gelandang serang dari Inter Milan Philippe Coutinho membuat penampilan The Reds di paruh kedua musim dapat diacungi jempol.

Liga Champions Target Utama Si Merah 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Philippe Coutinho (AFP/Andrew Cowie)

Walhasil, dari 16 partai terakhir di kancah Liga Premier musim lalu, Liverpool hanya menelan dua kali kekalahan, yaitu ditundukkan West Bromwich Albion 0-2, 11 Februari dan takluk dari Southampton 1-3 pada 16 Maret 2013. Rapor bagus tersebut membuat kepercayaan diri anak-anak asuhan Rodgers kian tinggi menghadapi kompetisi Liga Premier musim depan.

Hal itu diungkapkan Coutinho. “Kedatangan muka baru telah membantu kami dan berhasil mengantarkan tim mengakhiri musim lalu dengan baik. Jadi, saat ini, kami berharap kami mampu menyentuh garis finisih dengan menyabet peringkat empat besar (tiket Liga Champions),” tegas Coutinho, 21 tahun, seperti yang dikutip di laman resmi klub.

“Itulah yang harus kami perjuangkan di musim depan. Namun, saya pikir kami seyogyanya menyikapi pertandingan per pertandingan. Sebabnya, kompetisi berjalan sangat panjang. Sehingga, kami dituntut mempertahankan performa yang baik sepanjang musim,” imbuh mantan gelandang Vasco da Gama yang dibeli Liverpool dari Inter dengan fee 8,5 juta pound atau sekitar Rp 127,5 miliar itu. (Goal)

sumber http://bola.liputan6.com/

Sami Khedira peringatkan Bayern Munich



Penggawa internasional Jerman memberikan "ancaman" kepada kampiun Liga Champions musim lalu
Sami Khedira mengatakan Bayern Munich akan dikejar musim ini oleh Real Madrid dan tim top Eropa lainnya menyusul sukses mereka di Liga Champions musim lalu. The Bavarians mengamankan trofi paling prestisius di Eropa dengan kemenangan 2-1 atas Borussia Dortmund yang menyingkirkan Los Merengues di semi-final.
Dan Khedira, yang membidik La Decima bersama Si Putih, memberikan peringatakan kepada Die Roten, menegaskan tim Carlo Ancelotti kini menargetkan mereka musim ini.
"Bayern harus tahu rival internasional mereka ingin membawa kembali keseimbangan," ujar Khedira kepada Welt am Sonntag.
"Mereka tengah diburu sekarang."
Lebih jauh, penggawa internasional Jerman juga percaya runner-up La Liga bisa melangkah jauh di bawah pelatih Carlo Ancelotti, yang menggantikan Jose Mourinho pada Juni lalu.
"Ini awal babak baru untuk Madrid dan di saat bersamaan untuk karier saya," imbuhnya.
"Pelatih baru selalu dikaitkan dengan awal baru. Ada ide baru dan filosofi bermain yang berbeda."
"Saya merasakan kesenangan dan masih bangga main untuk Real Madrid. Siapa pun main untuk klub ini, main untuk titel, saya yakin bekerja dengan Ancelotti membawa kami melangkah maju ke depan," Khedira menyudahi.